Pada hari Selasa, tanggal 07 Oktober 2025, Pemerintah Nagari Katialo menggelar kegiatan resmi penetapan dan pengesahan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Katialo Tahun 2026. Acara berlangsung di Gedung Serbaguna Nagari Katialo, yang menjadi tempat berkumpulnya pimpinan nagari serta para wakil masyarakat. Hadir dalam acara tersebut adalah Wali Nagari Katialo bersama perangkat nagari, serta jajaran Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Katialo beserta anggota-anggota. Kegiatan ini memiliki makna strategis sebagai dasar operasional pembangunan nagari selama satu tahun ke depan. Dengan suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan, masyarakat menaruh harapan tinggi agar RKP 2026 benar-benar mencerminkan aspirasi warga dan mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Penetapan RKP adalah puncak dari rangkaian proses perencanaan yang sudah berlangsung sejak beberapa bulan sebelumnya, dimulai dari musyawarah di jorong hingga ke tingkat nagari. Semua pihak yang hadir memiliki peran penting: pemerintah nagari bertindak sebagai pelaksana, BPN sebagai pengawas dan penyalur suara masyarakat, sementara perangkat nagari memastikan bahwa program-program terpilih bisa diimplementasikan. Dalam sambutan pembuka, suasana haru dan optimisme tampak jelas, dengan banyak mata menatap masa depan nagari yang lebih maju. Gedung serbaguna dipenuhi oleh peserta yang mendengarkan dengan seksama, mencatat isi paparan, dan memoles dokumen-dokumen agar siap ditandatangani. Saat itu juga, suasana terasa demokratis, dengan anggota BPN yang sesekali mengajukan pertanyaan atau meminta klarifikasi terhadap usulan program. Penetapan pun dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah mufakat antar unsur pemerintah nagari dan BPN, dengan tetap mengedepankan asas transparansi dan akuntabilitas. Dalam berita ini, kami akan menyajikan detail acara, inti keputusan RKP 2026, tanggapan berbagai pihak, serta langkah-langkah lanjutan yang akan diambil pasca pengesahan.
Acara dibuka resmi oleh Wali Nagari Katialo, yang menyampaikan salam kepada semua peserta dan menegaskan pentingnya penetapan RKP sebagai pondasi pembangunan. Dalam sambutannya, Wali Nagari menyatakan bahwa RKP Tahun 2026 harus bersifat realistis, sesuai anggaran, dan berpihak kepada kemaslahatan masyarakat. Dia mengajak seluruh perangkat nagari dan BPN untuk turut berkontribusi aktif dalam menjaga agar setiap program yang disusun tidak sekadar tertera di atas kertas, tetapi bisa dijalankan dengan baik. Wali Nagari menegaskan bahwa setiap usulan dari masyarakat ataupun elemen nagari akan dipertimbangkan secara proporsional, asalkan sudah melalui verifikasi teknis dan pertimbangan prioritas. Ia juga menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi nagari, seperti keterbatasan anggaran, kebutuhan infrastruktur yang mendesak di beberapa jorong, serta upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga di tengah situasi nasional yang dinamis. Lebih jauh, Wali Nagari menekankan bahwa RKP 2026 harus menjembatani pembangunan fisik dan nonfisik — artinya tidak hanya pembangunan jalan, irigasi, atau drainase, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, pemberdayaan usaha kecil, dan penguatan pelayanan dasar. Ia mengajak semua pihak agar tetap menjaga komunikasi, saling bahu-membahu, dan saling mengingatkan agar pelaksanaan program kelak berjalan lancar. Suasana saat sambutan berlangsung hangat: beberapa peserta mencatat dengan serius, ada yang mengangguk, dan ada pula penanya yang bersiap mengajukan tanggapan setelah paparan. Kata-kata motivasi Wali Nagari menjadi dasar semangat bersama bahwa pembangunan di Nagari Katialo adalah tanggung jawab bersama, bukan beban satu pihak saja.
Penyaluran Bantuan untuk Anak Kurang Mampu di Nagari Katialo
Workshop Pelatihan Website Nagari: Langkah Cerdas Menuju Smart Village

